Ibadah Sholat Bagian II

SHOLATKU: Sudah sempurnakah?

(Bagian Kedua)

Oleh: Ustadz Abdul Baits Muchtar, Lc. MA

WAKTU SHOLAT:

1.           Surat al isra'  ayat 78: Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).

2.           Surat Hud ayat 114: Dan dirikanlah shalat itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.

3.           Surat Thooha ayat 130: bertasbihlah dengan memuji Rabbmu,sebelumterbit matahari dan terbenamnya dan bertasbih pulalah pada waktu-waktu di malam hari dan pada waktu-waktu di siang hari, supaya akmu merasa senang.

 

TUJUAN SHOLAT:

1.            Agar terbiasa mengingat Allah dengan segala perintah dan larangannya, surat Thoha ayat 14: Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Ilah (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.

2.           Agar terbiasa taat dan takut kepada Allah di setiap saat, surat Al Ankabut ayat 45:Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al-Kitab (al-Qur'an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar.Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

3.           Surat al Bayyinah ayat 5: Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta'atan kepada-Nya dalam(menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan meunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.

4.            Agar ada Ikatan batin sesama sudara seagama, surat at Taubah ayat 11: Jika mereka bertaubat, mendirikan sholat dan menuaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Dan Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui.

5.            Menghapus dosa, surat Hud 114: Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk

Pendapat Ulama:

Sholat disyari'atkan sebagai bentuk tanda syukur kepada Allah, untuk menghilangkan dosa-dosa, ungkapan kepatuhan dan merendahkan diri di hadapan Allah, menggunakan anggota badan untuk berbakti kepada-Nya yang dengannya bisa seseorang terbersih dari dosanya dan tersucikan dari kesalahan-kesalahannya dan terbiasa diajarkan akan ketaatan dan ketundukan.

KHUSYUK DALAM SHOLAT:

PROSES KHUSYUK SEBELUM SHOLAT:

1.            Mengevaluasi thaharoh kita: baik syarat dan rukunnya serta alat (air, debu) yg kita gunakan. Apa sudah benar? Apa sudah suci? Apa sudah halal?

2.            Mengevaluasi persiapan sholat kita, syarat dan rukun sholat, baik yang bersifat lahiriyah: apa pakaianku sudah suci/halal?, apa tatacara dan bacaan sholatku sudah siap?, maupun yang bersifat ruhiyah: apa aku sudah ikhlas? apa tujuan sholatku karena Allah? Dan apa sekarang aku sudah konsentrasi untuk menjalankan sholat dengan membebaskan pikiran-pikiran yang ada disekeliling kita?.

3.            Jauhkan diri  saat akan sholat dari  benda, gambar, suara, tulisan dan hal lain yang nanti dapat mengganggu kekhusyukan sholat kita.

4.           Pandanglah bahwa shalat yang kita lakukan merupakan shalat yang terakhir yang sebentar lagi kita akan bertemu dengan Allah dan Dia akan meminta pertanggungjawaban dari kita atas semua ibadah yang kita amalkan.

PROSES KHUSYUK DI SAAT SHOLAT:

1.            Yakinlah bahwa kita sedang menghadap kepada Dzat yang Maha Agung, Mulia dan sifat kebesaran Allah lainnya, dan bayangkan bahwa kita membutuhkan bantuan dan pertolongannya yang tidak ada orang lain kecuali ijinNya.

2.           Yakinkan diri kita bahwa apa yang kita niatkan dihati Allah mendengarnya.

3.            Pahami dan hayati arti yang kita baca semaksimal mungkin, karena hal ini sangat membantu untuk menghindarkan lintasan-lintasan pikiran yang mengintervensi shalat kita. Dan berusahalah mengembalikan perhatian kepada bacaan ketika hati terganggu dengan pikiran-pikiran di luar shalat.

4.           Konsentrasikan bahwa Allah selalu melihat kita, atau kita seolah-olah melihat Allah.

5.            Arahkan pandangan ke tempat sujud dan tidak memandang ke yang lain.

PROSES KHUSYUK SETELAH SHOLAT:

1.            Apabila kita sudah selesai sholat, maka lakukan dzikir sambil merenung dan mengevaluasi sholat yang baru saja kita lakukan dan temukan sejauh mana kadar kekhusyukan yang baru kita lakukan.

2.           Upayakan kita lakukan sholat sunat sebagai kesempurnaan dan menambal dari sholat yang kurang khusyuk tadi.

3.           Komitmen dan berjanjilah pada diri sendiri, akan menjalankan pesan-pesan dalam sholat tadi di luar sholat.

HUKUM ORANG YANG MENINGGALKAN SHOLAT:

1.           Karena membangkang: hukumnya kafir: sebagaimana hadits Nabi: " Perbedaan antara kekufuran dan keimanan adalah sholat" (HR. Abu Daud). Dan hukumnya murtad, karena sholat bagian dari rukun Islam: " Islam dibangun atas lima dasar, dua syahadat, sholat…". (HR.Muttafaq 'alaih).

2.            Karena malas : hukumnya fasiq: sebagaimana hadits Nabi:" barang siapa meninggalkan sholat dengan sengaja, maka dia akan lepas dari tanggungjawab Allah". (HR. Ahmad).

3.            Karena lupa: diampuni dan wajib mengqodhonya: " Barang siapa lupa sholat, maka hendaknya melakukannya ketika ingat".(HR.Bukhori Muslim).

4.            Karena ketiduran: diampuni dan wajib mengqodhonya: " Barang siapa meninggalkan sholat karena ketiduran, maka wajib membayar kafarat (tebusan) yaitu sholat (yang ditinggalkanya)". (HR.Muslim)

Mini Galeri

Ponpes Modern Al Buruj

  • Alamat: Jl. Raya Jepara-Kudus KM 10 Cemara Kembar Ngabul Tahunan Jepara Jawa Tengah Indonesia.
  • Telepon: (0291) 344 344 1.
  • Hp: 0877 80000 667.
  • Website: www.ponpes-alburuj.com