Tahun Baru Islam ....

MUHARRAM BULAN MULIA, berdamai meninggalkan perang serta pertumpahan darah demi anjuran ibadah, puasa dan berdoa.

MUHARRAM BULAN SEJARAH, mengenang hijrah Rasulullah ke Madinah untuk menyelamatkan aqidah dan agama.

MUHARRAM BULAN PERISTIWA, karena di dalamnya banyak kejadiaan istimewa di alam semesta yang menjadi pelajaran bagi manusia.

MUHARRAM BUKAN BULAN HARAM, untuk walimah, hajatan atau khitanan.

MUHARRAM BUKAN BULAN SERAM, yang mencekam sehingga banyak yang mandi kembang, ngasah keris dan pedang, menaruh sesajen untuk mencegah bencana, bala, musibah atau kematian.

MUHARRAM BUKAN BULAN SURAM, sehingga banyak orang yang menunda transaksi usaha, panen sawah, dan nazar karena ketakutan.

Ya Rabb, jadikan tahun baru ini sebagai tahun yang lebih berkah, lebih istiqomah serta lebih mahabbah kepada-Mu. Amin  “SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1432 H”.

Sifat Iri yang Mulia

Malaikat iri agar bisa seperti manusia yang diberi nafsu & akal.

Nabi Adam iri melihat umat Rasulullah yang banyak dosa tapi bisa masuk surga.

Para nabi dan shuhada iri ketika mendengar bahwa para penghuni surga saling silaturrahmi dan saling mencintai karena Allah.

sahabat Abdullah Ibnu Umar  disaat muda iri ketika melihat para sahabat lainnya bisa dekat dengan Rasulullah.

Para sahabat iri kpd Bilal bin Rabah, seorang sahabat Nabi yang badannya masih didunia tetapi terompahny telah trdengar di surga.

sahabat Rasul yang miskin banyak yang iri agar bisa bersedekah seperti yang dilakukn orang kaya.

Para sahabat Nabi yang kaya iri agar bisa banyak berdzkir dan beribadah seperti yang banyak dilakukan orang miskin.

IRI yang baik bukanlah untuk mengharap hilangnya nikmat pada orang lain, melainkan untuk bisa meniru kebaikannya.

Ya rabb bimbinglah hati kami agar senantiasa bisa meniru amal sholeh orang lain yang belum sanggup kami lakukan. amin

Si Cinta Buta ....

Dia mengimani Allah, namun tidak menunaikan hak-hak-Nya.

Dia selalu menyakini bahwa Malaikat selalu mengawasi amalnya, tapi malah bermaksiat dihadapanya.

Dia mengaku mencintai Rasulullah, namun meninggalkan ajaran serta sunahnya.

Dia membaca Al-Qur’an, tapi tidak mengamalkan isinya.

Dia membenci syetan tapi selalu menuruti ajakannya.

Dia ingin masuk surga, tapi tidak memenuhi persyaratannya.

Dia ingin selamat dari neraka, tapi menjerumuskan dirinya kedalamnya.

Dia meyakini kematian pastilah tiba, tapi tidak pernah siap menghadapinya.

Dia setiap saat melayat dan mengkubur orang meninggal dunia, tapi tak pernah mengambil pelajaran dan hikmah dariya.

Dan dia setiap hari diberikan karunia tak terhitung nilainya, tapi tak lelah berbuat kufur kepada Pemberiannya, yaitu Allah Ta’ala.

Ya Rabb.. maafkan aku dan saudaraku ini bila kami selama ini masih sebatas hanya mengenal nama-Mu semata, belum bisa melaksanakan perintah-Mu secara sempurna. Amin

SERIUS...... Kalimat Mudah Yang Memusingkan Kepala

Tidak ada anak yang pernah tidak ingin tidak punya orang tua, tapi tidak semua orang tua yang ada, pernah tidak ingin punya anak.

Tidak semua anak pernah tidak ingin mengakui orang tuanya, tapi semua orang tua tidak ingin tidak mengakui anaknya.

Tidak ada anak yang tidak pernah ingin menjadi orang tua, tapi tidak semua orang tua yang ada pernah mengaku sebagai anak.

Tidak semua anak pernah mengaku sebagai anak, tapi tidak semua orang tua pernah tidak mengaku sebagai orang tua.

Tidak semua anak pernah ingin memberi kepada orang tua, tapi tidak semua orang tua pernah tidak ingin tidak memberi kepada anak.

Tidak semua anak pernah merasa memiliki anak, tapi tidak semua orang tua pernah merasa memiliki orang tua.

Semoga kalimat yang sulit dipahami dapat mengasah pikiran kita. Amin

Sebelum dan Sesudah Kenalan...

SEBELUM KENAL, orang akan mengagumimu karena penampilanmu.

DI SAAT KENAL, orang akan menghargaimu karena akhlakmu. SETELAH KENAL, orang akan menghormatimu karena ilmumu.

Dan SETELAH TIDAK BISA KENAL {mati}, orang akan mengenang serta mendoakanmu karena amalmu.

Ya Rabb… muliakan akhlak, ilmu, harta dan amal kami sehingga member keteladanan kepada kenalan kami. Amin

Mini Galeri

Ponpes Modern Al Buruj

  • Alamat: Jl. Raya Jepara-Kudus KM 10 Cemara Kembar Ngabul Tahunan Jepara Jawa Tengah Indonesia.
  • Telepon: (0291) 344 344 1.
  • Hp: 0877 80000 667.
  • Website: www.ponpes-alburuj.com