Menjaga Diri.....

“Jagalah pikiranmu, karena dialah yang akan melahirkan ucapanmu.

Jagalah ucapanmu, karena dialah yang akan menunjukkan tingkah lakumu.

Jagalah tingkah lakumu, karena dialah yang akan menentukan nasibmu.

Jagalah nasibmu karena dialah yang akan merubah masa depanmu.

Jagalah masa depanmu karena dialah yang akan menjadi warisanmu.

Dan jagalah warisanmu dengan iman, ilmu, amal, serta doa agar tetap terkenang dalam sejarah dan ditiru oleh manusia”.

Mengenal Bulan Sya'ban ....

Sya’ban memiliki makna berkelompok, berbangsa atau merakyat.

Dinamakan  Sy’aban karena bulan ini dianjurkan untuk meningkatkan kepedulian sosial dengan beramal, mensucikan jiwa dengan berpuasa sunat, mengobati hati dengan silaturahmi, dan dituntut insaf atas segala khilaf dengan cara meminta atau memberi maaf.

Ini semata agar hati kita menjadi bersih, jiwa kita suci, pikiran kita jernih, dosa kita terampuni dan wajah kita berseri saat bersama menyambut tamu yang sangat kita nanti, dan bulan yg sangat kita hormati yaitu bulan Ramadhan.

Ya Allah berilah aku dan saudaraku ini kekuatan untuk menyambut, menghormati, menjamu dan  mengamalkan pesan-pesan yang akan dibawa oleh tamu yang agung ini nanti.

Mengenali Diri ....

Kenalilah dirimu niscaya akan terlihat aibmu, pahami kekuranganmu niscaya kan buta kelebihanmu.

Rendahkan hatimu niscaya kan diangkat derajatmu, luangkan waktumu niscaya kan terisi harapanmu.

Panjangkan tanganmu niscaya kan diluaskan rezkimu, pendekkan angan-anganmu niscaya kan dipanjangkan umurmu.

Kurangi tertawamu niscaya kan ditambah kesenanganmu, bagilah kebahagianmu niscaya kan dikalikan keberkahanmu.

Ya Rabb... jadikan hidupku dan saudaraku ini sekeluarga tambah anugerah, lebih berkah dan makin sejahtera. Amin

Mengelola Masalah Menjadi Bahagia

Hidup tak selamanya berjalan mulus, butuh batu kerikil, supaya kita berhati-hati. Butuh semak berduri,  supaya kita waspada. Butuh persimpangan, supaya kita bijaksana. Butuh petunjuk jalan, supaya kita punya harapan tentang arah masa depan. Butuh masalah supaya, kita tahu kita punya kekuatan. Butuh pengorbanan, supaya kita tahu cara bekerja keras. Butuh airmata, supaya kita tahu merendahkan hati. Butuh dicela supaya kita tahu bagaimna cara menghargai. Butuh tertawa, supaya kita tahu mengucap syukur. Butuh senyum,  supaya kita tahu kita punya cinta. Butuh orang lain, supaya kita tahu kita tak sendiri.

Ya Rabb, jadikan kami hamba-Mu yang dapat melewati dan mengatasi setiap masalah agar menjadi rasa bahagia. Amin

Mengapa Kita Diuji Allah?

MENGAPA KITA DIUJI ALLAH?, supaya kita meningkatkan dan mengetahui amal baiknya dari hasil ujian itu (srt 67:2/ srt 29: 2-3).

SEBERAT APA UJIAN ALLAH?, seberat kemampuan kita (srt 2:286).

MENGAPA PERMINTAAN KITA TIDAK SEMUA DIKABULKAN?, karena permohonan kita tidak semua baik buat kita sendiri, sedangkan Allah yang mengetahui kapan itu yang terbaik buat kita (srt 2:216).

APA SIKAP KITA SAAT UJIAN ITU TERASA BERAT?, yakinlah bahwa Allah sedang mencintai dan akan mengangkat derajat kita (srt 3:139).

BAGAIMANA CARANYA AGAR KITA SUKSES MENGHADAPI UJIAN?, mintalah kekuatan sabar dan istiqomah dlm sholat (srt 2:45).

APA YANG KITA DAPAT DARI UJIAN INI?, ditukar dg kehidupan yang lebih kekal di akhirat (srt 9:111).

Ya Rabb, berilah kesehatan dan kemampuan kepadaku & saudaraku ini dalam mghadapi ujian-Mu.

Mini Galeri

Ponpes Modern Al Buruj

  • Alamat: Jl. Raya Jepara-Kudus KM 10 Cemara Kembar Ngabul Tahunan Jepara Jawa Tengah Indonesia.
  • Telepon: (0291) 344 344 1.
  • Hp: 0877 80000 667.
  • Website: www.ponpes-alburuj.com