Kenapa Persaudaraan Bisa Putus...?

Karena hal yang sepele. terkadang kita sama-sama berpikir:

"Ah..Gak enak, mungkin dia lagi sibuk", akhirny tidak jadi telpon, SMS atau silaturahim. Kadang kita berpikir:

"Ah..takut mengganggu", lama-lama jadi cuek. Akhirnya muncul pikiran

"Ngapain kita yang menyapa atau datang duluan, padahal mereka belum tentu senang menerima telponku, SMSku atau kehadiranku?".

Akhirnya mulailah berkurang persahabatan itu. Dan lama-lama putuslah tali silaturahim.

Ya Rabb, eratkan kami, karena mempertahankan  sahabat satu ternyata lebih sulit dari mencari 1000 sahabat baru. Amin

Keluarga Miskin

Sulitnya mereka berkumpul bersama keluarga bukan karena tak ada waktu luang, banyaknya anak mereka terlantar di jalanan bukan karena mencari uang,  nakalnya anak mereka bukan karena tak cukup pendidikan, ributnya suami istri bukan karena hidupnya kekurangan, sepinya rumah tangga bukan karena kurangnya prabotan, tidak kenalnya tetangga bukan karena jarak yang berjauhan, susahnya menikmati hidup bukan karena minim makanan, rendahnya harga diri mereka bukan karena kurang jabatan, lepasnya tali ikatan perkawinan bukan karena beda pendirian...

TAPI KARENA TAK MENGENAL MAKNA KEHIDUPAN SEHINGGA SEOLAH RUMAH BAGAIKAN NERAKA JAHANNAM.

Ya Rabb, jadikan rumah tanggaku dan saudaraku ini penuh bahagia serta kaya iman, pengetahuan, perasaan,  kesadaran serta pemahaman tentang makna kehidupan. Amin

Jika Yakin Benar... Lanjutkan

Luqman Alhakim pergi kepasar bersma anaknya yang berusia 12 th dengan mnunggang keledai tua.

Saat berangkat, Lukman posisinya diatas sedangkan anaknya di bawah menuntun keledainya, tapi banyak cibiran orang kampung kepadanya: 'Itu orang tua tidak kasihan sama anaknya' masa orang tua di atas sedangkan anaknya yang kecil di bawah”, seru mereka.

Lalu Lukman merubah posisinya, sekarang dia di bawah, sedangkan anaknya disuruh menungganginya. Saat melewati kampung lain, merrka mencerca: "Anak itu tak punya akhlak, masa orang tuanya di bawah malah dia diatas".

Akhirny, Lukman naik berdua diatas keledai bersama anaknya, tapi lagi-lagi dia mendapat cemoohan orang lain: 'Itu orang tua & anak, sama-sma gak punya otak, masa keledainya kecil ditunggangi dua org".

Setelah tidak tahan celaan mereka, akhirnya keduanya turun untuk sama-sma mnuntunnya.

Saat mendekati pasar, orang-orang pun mencelanya: "Itu bapak & anak sama-sama goblokny ya, punya keledai tidak ditunggangi malah jalan kaki.

Melihat kondisi demikian, akhirnya lukman berwasiat pada anaknya: Nak ini adalah pelajaran untuk kita agar kita hidup punya pendirian, tidak perlu menuruti semua kemauan orang.

Janin, Jinan, Jannah, Majnun/junun, dan Jin

JANIN (embrio bayi), JINAN (hati), JANNAH (surga) MAJNUN/JUNUN (gila), dan JIN (jin) semua istilah ini berasal dari bahasa Arab yang akar katanya SATU, dimana makna aslinya adalah TERTUTUP. Disebut  JANIN karena tertutup oleh rahim, dinamai JINAN karena tertutup oleh rahasia, dinamakan JANNAH karena tertutup/dipenuhi oleh keindahan, dipanggil MAJNUN karena tertutup akalnya, dan dijuluki  JIN karena tertutup /tersembunyi dibalik alam.

Ya Rabb, jadikan janin keturunan kami menjadi generasi yang baik hati dan cinta amalan surgawi, serta terhindar dari penyakit gila duniawi dan kejahatan jin pendengki. Amin

Jangan Putus Asa

Imam Ibnu Mubarak berkata: Ketika satu pintu harapan tertutup, pasti ada pintu lain yang terbuka, namun sering kita menyesali pintu yang tertutup tersebut terlalu lama, hingga tak melihat pintu lain yg terbuka.

Padahal Allah memilihkan pintu yg terbaik demi harapan kita sekalipun awalnya tidak sesuai dengan kehendak kita. Setiap ada dua kesulitan minimal ada satu kemudahan. (Tafsir, surat Al-Insyirah).

Ya Rabb, berilah kekuatan kepada kami untuk mengubah kesulitan menjadi kemudahan. Amin

Mini Galeri

Ponpes Modern Al Buruj

  • Alamat: Jl. Raya Jepara-Kudus KM 10 Cemara Kembar Ngabul Tahunan Jepara Jawa Tengah Indonesia.
  • Telepon: (0291) 344 344 1.
  • Hp: 0877 80000 667.
  • Website: www.ponpes-alburuj.com